Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apa Saja Bentuk-Bentuk Latihan Daya Tahan Dan Kekuatan?

Daya Tahan Otot
Daya tahan dan kekuatan otot sanggup ditingkatkan dengan melaksanakan tes beban. Pada prinsipnya, yang membedakan di antara keduanya yaitu banyaknya pengulangan yang harus dilakukan dalam setiap set tes. Latihan daya tahan otot dilakukan dengan cara melaksanakan pengulangan terbaik sebanyak 20–25 kali. Sementara itu, tes untuk kekuatan otot dilakukan dengan cara melaksanakan pengulangan sebanyak 8–12 repetisi terbaik (RM). Latihan yang dilakukan harus sesuai dengan bab otot yang akan ditingkatkan daya tahannya. Misalnya, otot lengan ditingkatkan daya tahannya dengan melaksanakan push up, otot perut dengan sit up, otot punggung dengan back up, dan otot tungkai dengan squat, tiruananya dilakukan sebanyak 20–25 RM. Untuk tes daya tahan otot sanggup pula dipakai alat menyerupai barbel sebagai beban tes. Berikut ini ialah contoh-contoh gerakan yang sanggup melatih daya tahan otot dengan memakai barbel.

a. Press
Gerakan ini dilakukan dengan beban di pundak, kemudian didorong ke atas sehingga lengan lurus. Kemudian, kembalikan beban ke pundak. Kaki lurus dan dibuka selebar bahu. Variasi tes sanggup dilakukan dengan meletakkan beban di depan dada atau sambil duduk.

b. Bench Press
Gerakan bench press dilakukan dengan cara berbaring di atas bangku, sementara beban berada di atas dada. Dorong beban tegak lurus ke atas sampai lengan lurus.

c. Curl
Latihan ini dilakukan dengan perilaku bangkit tegak. Lengan ke bawah sambil memegang beban dengan telapak tangan menghadap ke depan. Angkat beban dengan cara membengkokkan siku ke atas.

d. Step Up
Latihan step up dilakukan dengan cara naik turun kursi sambil membawa beban di pundak.

Mengangkat Beban dengan Dua Lengan
Pada dikala beban diangkat ke atas, terjadi kontraksi konsentrik pada otot lengan. Otot menjadi memendek alasannya yaitu di dalam otot ada tegangan. Tegangan inilah yang menyebabkan otot menjadi kuat.

Mengangkat Beban dengan Satu Lengan
Ketika beban diturunkan, terjadilah kontraksi eksentrik. Kontraksi eksentrik terjadi kalau otot memanjang dan berada dalam tegangan. Pada dikala beban diturunkan, otot bisep mengalami kontraksi, yaitu menjadi lebih panjang alasannya yaitu menahan beban.

Selain itu, tes kekuatan sanggup dilakukan dengan spesialuntuk mengangkat badan sendiri, di antaranya tes pull up, push up, sit up, back up, squat jump, dan squat thurs. Agar sanggup meningkatkan kekuatan, gerakan tersebut harus dilakukan secara cepat dan pengulangannya pun harus banyak.
Sumber https://kumpulantugasekol.blogspot.com

Post a Comment for "Apa Saja Bentuk-Bentuk Latihan Daya Tahan Dan Kekuatan?"