Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bagaimana Cara Latihan Olah Bunyi Dasar/

Latihan Olah Suara Dasar
a. Senam Persiapan
Senam persiapan ialah serangkain acara yang dilakukan untuk mempersiapkan acara utama. Kegiatan ini diseriuskan pada persiapan tes olah suara. Serangkaian acara itu adalah:

1) Senam Wajah
  1. Dahi dikerutkan ke atas, tahan, dan lepaskan.
  2. Arahkan otot-otot wajah ke kanan, tahan, dan lepaskan.
  3. Arahkan otot-otot wajah ke kiri, tahan, dan lepaskan.
  4. Arahkan otot-otot wajah ke bawah, tahan, dan lepaskan.
  5. Buka lisan selebar mungkin, tahan, dan lepaskan.
  6. Bibir dikatupkan dan arahkan ke depan sejauh mungkin, tahan, dan lepaskan.
  7. Bibir dikatubkan dan arahkan ke kanan sejauh mungkin, tahan, dan lepaskan.
  8. Bibir di katupkan dan arahkan ke kiri sejauh mungkin, tahan, dan lepaskan.
  9. Bibir ditarik ke belakang sejauh mungkin hingga kita meringis, tahan, dan lepaskan.
  10. Bibir dikatupkan dan putar searah jarum jam, terus kearah sebaliknya.
  11. Ucapkan u...o...o...o...a... ( abjad o diucapkan menyerupai pada kata soto), lalu diucapkan dengan sebaliknya. Posisi pengecap tetap datar pada mulut, tenggorokan tetap terbuka  lebar dan rahang rileks.
  12. Ucapkan me...mo...me...mo...me...mo...me...mo...me (me diucapkan menyerupai pada kata medan).

2) Senam Lidah
  1. Lidah dijulurkan sejauh mungkin, tahan dan tarik sedalam mungkin.
  2. Lidah dijulurkan dan arahkan ke kanan dan ke kiri secara bergantian.
  3. Lidah dijulurkan dan putar searah jarum jam terus kebalikannya.
  4. Bibir dikatupkan, rahang diturunkan dan pengecap diputar di dalam lisan searah jarum jam terus kebalikannya.
  5. Lidah ditahan di gigi seri, terus hentakkan.
  6. Membunyikan errrrr................, errrrrrr................ berulangulang. Latihan ini berfungsi untuk melemaskan lidah.
  7.  Ucapkan dengan cepat: fud...fud...fud...fud...fud... dah – fud...fud...fud...fud...fud...dah. lakukan tes ini sesering mungkin.

3) Senam Rahang Bawah 
  1. Gerakkan rahang bawah dengan cara membuka dan menutup.
  2. Gerakkan rahang bawah ke kiri dan kanan secara bergantian.
  3. Gerakkan rahang bawah ke depan dan ke belakang secara bergantian.
  4. Gerakkan rahang bawah melingkar sesuai dengan arah jarum jam dan ke arah sebaliknya.
  5. Ucapkan dengan riang, ceria, bangga dan rileks: da....da....da....da.....da.....da.... lalu la....la.....la....la.....la.....la Latihan ini dapat dengan abjad konsonan yang lain yang digabung dengan abjad vokal a

4) Latihan Tenggorokan
  1. Ucapkan lo...la...le...la...lo...- lo...la...le...la...lo...- lo...la...le...la...lo... lakukan tes ini dengan santai, semakin usang semakin keras tetapi tenggorokan tidakboleh teggang.
  2.  Nyanyikan dengan tenggorokan tetap terbuka la...la...la...la...laf... – la...la...la...la...los... – la...la...la...la...lof...
b. Berbisik
  1. Lavalkan abjad vokal (a...i...u...e...o...) tanpa mengeluarkan suara. Dalam tes ini yang diutamakan ialah kontraksi otototot bibir, wajah dan rahang.
  2. Lavalkan abjad c... d... l... n... r... s... t... tanpa mengeluarkan suara. Latihan ini berfungsi untuk melenturkan lidah.
  3. Lavalkan abjad konsonan dengan tanpa mengeluarkan suara.
  4. Lavalkan kata dan kalimat pendek tanpa mengeluarkan suara. Latihan ini diutamakan pengejaan tiap suku kata, baik dalam kata maupun dalam kalimat.

c. Bergumam
Fungsi dari bergumam ialah sebagai pemanasan organ produksi suara.
  1. Tarik nafas dada, tahan, dan hembuskan dengan cara bergumam, serius gumaman pada rongga dada. Rasakangetaran pada rongga dada pada waktu kita bergumam. 
  2. Tarik nafas perut, tahan, dan hembuskan dengan cara bergumam, serius gumaman pada rongga dada. Rasakan getaran pada rongga dada pada waktu kita bergumam. 
  3. Tarik nafas diafrgama, tahan, dan hembuskan dengan cara bergumam, serius gumaman pada rongga dada. Rasakan getaran pada rongga dada pada waktu kita bergumam.
  4. Tarik nafas dada, tahan, dan hembuskan dengan cara bergumam, serius gumaman pada batang tenggorokan atau trakea. Rasakan getaran pada batang tenggorokan pada waktu  kita bergumam.
  5. Tarik nafas perut, tahan, dan hembuskan dengan cara bergumam, serius gumaman pada batang tenggorokan atau trakea. Rasakan getaran pada batang tenggorokan pada waktu kita bergumam.
  6. Tarik nafas diafragma, tahan, dan hembuskan dengan cara bergumam, serius gumaman ini pada batang tenggorokan atau trakea. Rasakan getaran pada batang tenggorokan pada waktu kita bergumam.
  7. Tarik nafas dada, tahan, dan hembuskan dengan cara bergumam, serius gumaman pada rongga hidung atau nasal. Rasakan getaran pada rongga hidung pada waktu kita bergumam, biasanya ujung hidung kita akan terasa gatal.
  8. Tarik nafas perut, tahan, dan hembuskan dengan cara bergumam, serius gumaman pada rongga hidung atau nasal. Rasakan getaran pada rongga hidung pada waktu kita bergumam, biasanya ujung hidung kita akan terasa gatal.
  9. Tarik nafas diafragma, tahan, dan hembuskan dengan cara bergumam, serius gumaman pada rongga hidung atau nasal. Rasakan getaran pada rongga hidung pada waktu kita bergumam, biasanya ujung hidung kita akan terasa gatal.

d. Bersenandung
Fungsi dari tes bersenandung ialah untuk pemanasan organ produksi bunyi sekaligus untuk melatih penguasaan melodi.
  1. Tarik nafas dada, tahan, dan hembuskan sambil bersenandung. Lakukan tes mulai dari nada rendah hingga nada yang tinggi. Misalnya dengan suku kata NA disenandungkan sesuai dengan tangga nada (do, re, mi, fa, sol, la, si, do). Lakukan 8 kali pengulangan.
  2. Tarik nafas perut, tahan, dan hembuskan sambil bersenandung. Lakukan tes mulai dari nada rendah hingga nada yang tinggi. Misalnya dengan suku kata NA disenandungkan sesuai dengan tangga nada (do, re, mi, fa, sol, la, si, do). Lakukan 8 kali pengulangan.
  3. Tarik nafas diafragma, tahan, dan hembuskan sambil bersenandung. Lakukan tes mulai dari nada rendah hingga nada yang tinggi. Misalnya dengan suku kata NA disenandungkan sesuai dengan tangga nada (do, re, mi, fa, sol, la, si, do). Lakukan 8 kali pengulangan.
  4. Tarik nafas dada, tahan, dan hembuskan sambil bersenandung dengan tidak sesuai tangga nada.
  5. Tarik nafas perut, tahan, dan hembuskan sambil bersenandung dengan tidak sesuai tangga nada.
  6. Tarik nafas diafragma, tahan, dan hembuskan sambil bersenandung dengan tidak sesuai tangga nada.

Sumber https://kumpulantugasekol.blogspot.com

Post a Comment for "Bagaimana Cara Latihan Olah Bunyi Dasar/"